6 Bulan Insentif Tak Cair, Petugas Pemulasaraan Jenazah Covid-19 Situbondo Mogok Kerja 

Riski Amiral Ahmad
Petugas pemulasraan jenazah Covid-19 Situbondo saat memakamkan pasien covid. (Foto: iNews.id/Riski Amirul Ahmad)

SITUBONDO, iNews.id - Petugas pemulasaraan jenazahCovid-19 Situbondo mogok kerja. Aksi ini mereka lakukan karena insentif mereka selama enam bulan terakhir belum dicairkan. 

Tak hanya itu, belasan petugas juga mendatangi kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo. Mereka menuntut kepastian pembayaran insentif yang sudah enam bulan tertunda. 

Informasi yang dihimpun, pembayaran insentif mereka tertunda karena anggaran habis untuk biaya proses pemulasaraan jenazah Covid-19. Hal itu terjadi karena jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dunia cukup banyak. 

Berdsarkan data Tim Covid-19 Situbondo, persentase kematian pasien Covid-19 di Situbondo cukup besar, melebihi Provinsi jawa Timur dan Nasional, yakni 7,8 persen. Dari 2.508 pasien terkonfirmasi Covid-19, 196 pasien di antaranta meninggal dunia. 

Meski begitu, alasan tersebut tak bisa diterima para petugas. Alasannya, isentif menjadi hak petugas yang tetap harus dibayarkan. "Sejak November 2020 sampai April 2021 insentif kami belum cair. Karena itu, kami mogok kerja," kata Koordinator Pemulasaraan Jenazah Covid-19 Situbondo, Lukman Habsi, Rabu (28/4/2021). 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Cerita IRT Obesitas di Parepare Berbobot 200 Kg, Sulit Berdiri Hanya Bisa Ngesot

57 tahun lalu

Mantan Kadinkes Sumut Dituntut 20 Tahun Penjara Kasus Korupsi APD Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal