Sementara itu di kubu Elang Jawa, julukan PSS Sleman, performa tim masih belum stabil di bawah pelatih baru I Putu Gede. Tetapi kemenangan telak 4-1 atas Persiraja Banda Aceh di pekan 18 menjadi modal berharga memompa semangat tim.
Apalagi PSS baru saja kedatangan pemain-pemain berkualitas di bursa transfer tengah musim seperti mantan penyerang Persib Bandung Wander Luiz, Ramdani Lestaluhu dari Persija Jakarta, Rivaldi Bawuo dari Persis, Syahroni dari Persela Lamongan, hingga kembalinya Dave Mustaine dari Arema FC.
Pemain terakhir ini tentu bisa menjadi kartu truf PSS untuk membongkar seluk bekuk strategi Eduardo. Apalagi Arema FC mempunyai pengalaman tak baik dengan sang mantan, tercatat beberapa kali gawang Arema FC dibobol oleh mantan pemainnya sendiri.
Hal ini tentu menjadi modal bagi Dave Mustaine bilamana dimainkan pelatih I Putu Gede. Perannya di lini tengah PSS Sleman bisa menjadi vital. Tetapi sebelumnya ia harus terlebih dahulu bersaing dengan Misbakus Solikin, Kim Kurniawan, hingga pemain baru Syahroni.
Belum lagi secara taktik, PSS Sleman tentu harus beradaptasi lagi dengan I Putu Gede yang baru menangani satu laga. Tetapi sekali lagi torehan hasil positif di laga debut pelatih asal Denpasar tersebut, bisa jadi motivasi tersendiri bagi anak asuhnya.