Perjuangan Suliyono, Guru Honorer Difabel yang Mengajar Siswa Disabilitas di Jombang

Mukhtar Bagus
Moh Suliyono, guru honorer difabel dengan kedua tongkatnya saat berjalan di antara anak didiknya untuk mengajar di SLB Muhammadiyah Jombang. (Foto: iNews/Mukhtar Bagus)

“Selain mengajar, saya juga buka jasa service perbaikan alat-alat elektronik. Alhamdulillah, untuk kebutuhan sehari-hari sampai saat ini bisa terpenuhi,” ujarnya, Senin (25/11/2019).

Dia mengenang, pertama kali mengajar menjadi guru tak tetap pada tahun 2003 silam saat mendapat program sertifikasi dari pemerintah. Ketika itu, gaji yang diterimanya sebesar Rp110.000. Uang itu bahkan tak cukup untuk transportasi. Namun dia tak menyerah dan terus menjalani panggilan hidupnya sepenuh hati.

Bukan tanpa usaha untuk dapat diangkat menjadi PNS. Suliyono mengaku sudah mencoba berkali-kali mengikuti tes ujian namun gagal.

Di momen Hari Guru Nasional, dia tak berharap banyak ke pemerintah. Suliyono hanya ingin agar nasib mereka sebagai guru honorer diperhatikan. Tentunya agar bisa lebih sejahtera dan maksimal dalam menjalankan tugasnya mendidik generasi penerus bangsa.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Karyawan Minimarket di Jombang Demo Tolak Penghapusan Upah Lembur Hari Libur Nasional

57 tahun lalu

Toko Grosir di Jombang Terbakar Hebat Dilempar Molotov oleh OTK, Polisi Periksa CCTV

57 tahun lalu

Terungkap Motif Pembunuhan di Jombang, Pelaku Cemburu Wanita Disukainya Didekati Korban

57 tahun lalu

Ditangkap, Pembunuh Pria yang Jasadnya Ditemukan di Sungai Jombang Ternyata Tetangga Korban

57 tahun lalu

Terungkap Identitas Pria Korban Pembunuhan Ditemukan di Sungai Jombang, Warga Kediri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal