Satu unit mobil digadaikan dengan harga Rp25 juta hingga Rp50 juta. Mobil selanjutnya digadaikan lagi di wilayah Surabaya.
Pelaku IWN mendapat keuntungan berkisar 10 hingga 20 persen dari setiap unit mobil yang digadaikan kembali.
"Ada 23 mobil berbagai jenis yang diamankan Polrestabes Surabaya. Sebagian unit, sudah diambil oleh pemilik dengan membawa surat kepemilikan," katanya, Jumat (28/2/2020).
Kini, semua pelaku sudah ditahan di tahanan Mapolrestabes Surabaya. Pelaku dijerat dengan Pasal 372 KUHP Jo Pasal 55 avat 1 (e) KUHP dan atau Pasal 56 KUHP Jo Pasal 480 KUHP dengan ancaman pidana minimal empat tahun penjara.
“Kami mengimbau agar masyarakat waspada jika merentalkan atau menyewakan mobil kepada orang lain,” katanya.