Misteri Naskah Proklamasi Tulisan Sutan Sjahrir yang Batal Dibacakan Soekarno

Solichan Arif
Sutan Sjahrir pernah menulis naskah teks Proklamasi Kemerdekaan RI namun batal dibacakan Soekarno. (Foto: Ist)

Dikutip dari 'Sjahrir Politik Dan Pengasingan di Indonesia', Sjahrir mengatakan semua  pesan telah disampaikan ke semua pos penting di Pulau Jawa bahwa proklamasi akan dikumandangkan setelah pukul lima petang hari itu.

Di Batavia atau Jakarta, demonstrasi akan dipusatkan di lapangan Gambir. Ribuan orang telah disiapkan. Stasiun radio dan kantor polisi militer (Kempei) akan direbut.

Sjahrir juga sudah menyiapkan naskah Proklamasi Kemerdekaan yang ia tulis sehari sebelumnya, 14 Agustus 1945.

Teks proklamasi kemerdekaan yang akan dibaca Soekarno itu telah disampaikan secara sembunyi-sembunyi kepada para aktivis pergerakan di kantor surat kabar Domei dan stasiun radio untuk diterbitkan dan disiarkan.

Namun, persis sebelum pukul enam petang 15 Agustus 1945, datang kabar dari Soekarno yang intinya belum bisa mengumumkan proklamasi kemerdekaan. “Dia (Soekarno) belum dapat mengumandangkan proklamasi, dan menginginkan penundaan selama sehari”.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mengenal Keroncong, Musik Kesukaan Bung Karno yang Dipromosikan hingga ke Mancanegara

57 tahun lalu

Sambut Kirab Bendera Pusaka, Warga dan Pelajar di Balikpapan Tumpah Ruah ke Jalan

57 tahun lalu

Monumen Kebulatan Tekad di Rengasdengklok Karawang, Abadikan Sejarah Kemerdekaan Indonesia

57 tahun lalu

Momen Haru Pertemuan Soekarno dan Musso sebelum Pemberontakan PKI, Ada Pelukan dan Air Mata

57 tahun lalu

Kisah Sepak Terjang Soebandrio, Kepala BIN era Soekarno yang Untungkan PKI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal