Misteri Naskah Proklamasi Tulisan Sutan Sjahrir yang Batal Dibacakan Soekarno

Solichan Arif
Sutan Sjahrir pernah menulis naskah teks Proklamasi Kemerdekaan RI namun batal dibacakan Soekarno. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Sutan Sjahrir mendesak Proklamasi Kemerdekaan RI lebih cepat setelah mendengar berita kekalahan Jepang. Dia bahkan telah menulis naskah teks Proklamasi yang akan dibacakan oleh Soekarno.

Pada malam 16 Agustus 1945, naskah teks Proklamasi buatan Sjahrir sempat didiskusikan di rumah Laksamana Maeda. Namun, pada akhirnya batal dibacakan. 

Malam itu Sjahrir mengambil sikap pasif. Dia menolak bergabung lantaran pemikirannya soal Proklamasi Kemerdekaan sudah tak sejalan dengan Bung Karno dan Bung Hatta

“Namun teks ini (karangan Sutan Sjahrir) langsung dibuang,” tulis Lambert Giebels dalam buku Soekarno Biografi 1901-1950.

Sutan Sjahrir yang kelak menjadi perdana menteri pertama Indonesia lebih dulu mendengar kabar menyerahnya Jepang kepada Sekutu.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mengenal Keroncong, Musik Kesukaan Bung Karno yang Dipromosikan hingga ke Mancanegara

57 tahun lalu

Sambut Kirab Bendera Pusaka, Warga dan Pelajar di Balikpapan Tumpah Ruah ke Jalan

57 tahun lalu

Monumen Kebulatan Tekad di Rengasdengklok Karawang, Abadikan Sejarah Kemerdekaan Indonesia

57 tahun lalu

Momen Haru Pertemuan Soekarno dan Musso sebelum Pemberontakan PKI, Ada Pelukan dan Air Mata

57 tahun lalu

Kisah Sepak Terjang Soebandrio, Kepala BIN era Soekarno yang Untungkan PKI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal