SURABAYA, iNews.id - Kasus kematian RYS, aparatur sipil negara (ASN) asal Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur yang ditemukan tewas dalam mobil dinas di area parkir Bandara Internasional Juanda, Sedati, Kabupaten Sidoarjo, masih menyisakan tanda tanya. Keluarga menduga korban telah meninggal di lokasi lain sebelum jasadnya dibawa dan ditinggalkan di lokasi penemuan mayat.
Dugaan tersebut disampaikan kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima, yang menyebut sejumlah fakta dari hasil penelusuran keluarga mengarah pada adanya kejanggalan dalam peristiwa tersebut.
Risang menjelaskan, korban terakhir kali meninggalkan rumah pada Kamis (18/6/2026) dengan alasan urusan pekerjaan. Sebelum berangkat, korban sempat berpamitan kepada keluarga dan menyebut akan kembali pada Sabtu (20/6/2026).
“Korban berangkat seperti biasa untuk bekerja. Sebelum berangkat dia berpamitan kepada keluarga dan menyampaikan ada urusan pekerjaan serta akan pulang pada hari Sabtu,” ujar Risang, Kamis (25/6/2026).
Menurutnya, komunikasi terakhir korban dengan keluarga masih berlangsung hingga Sabtu pagi. Bahkan pada Jumat malam, korban sempat panggilan video dengan adiknya.