Menkeu Akan Bentuk Kawasan Industri Hasil Tembakau di Daerah  Pusat Produksi Rokok Ilegal

iNews
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Istimewa).

"Kenapa Dibinasakan? Ini kan ada yang bayar pajak ada yang nggak bayar pajak. Kalau yang bayar pajak diadukan dengan yang nggak bayar cukai ya. Ya mereka rugi dong," tuturnya.

Purbaya juga berkomitmen untuk menjaga pasar dari masuknya barang selundupan sebagai bentuk kompensasi atas kebijakan tidak dinaikkannya tarif cukai.

Meski demikian, Purbaya menegaskan bahwa pemerintah tidak berniat mematikan usaha kecil. Pembentukan KIHT nantinya akan menjadi sarana untuk mengintegrasikan dan membina mereka.

Di kawasan tersebut, Kementerian Keuangan akan melakukan dialog langsung dengan para pelaku usaha ilegal guna merumuskan dan menetapkan pola tarif cukai yang sesuai, serta memberikan pembinaan secara intensif.

Purbaya menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk memperkuat sektor industri dan menciptakan persaingan yang lebih adil bagi seluruh pelaku usaha.

Menkeu memastikan akan ada program pemberdayaan, namun tetap disertai dengan konsekuensi yang tegas.

"Tapi yang jelas kita tidak bertujuan menghancurkan industri rokok termasuk yang ilegal. Tapi kita akan memperkuat dan menciptakan tempat bermain yang lebih fair untuk semuanya," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menkeu Purbaya Larang Penjualan Rokok Ilegal di E-commerce Mulai 1 Oktober 2025

57 tahun lalu

Menkeu Purbaya bakal Kejar Penjual Rokok Ilegal di Warung hingga E-commerce

57 tahun lalu

Bea Cukai Malang Gagalkan Peredaran 84.000 Batang Rokok Ilegal, 1 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Hebat! TNI AL Gagalkan Penyelundupan 3,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Makassar

57 tahun lalu

Bea Cukai Jember Gagalkan Peredaran Rokok Ilegal Skala Besar Bernilai Miliaran Rupiah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal