Mengenal Nagarakretagama dan Pararaton, Kitab Kuno yang Catat 2 Sejarah Besar

Avirista Midaada
Ilustrasi Kitab Nagarakretagama dan Pararaton yang menulis sejarah perjalanan Kerajaan Majapahit dan Singasari. (Foto: Ist)

Secara garis besar uraian naskah kuno Pararaton dari Raja Rajasa Sang Amurwabhumi memang sejajar sekali dengan uraian Nagarakretagama pupuh XL sampai XLIX dengan tambahan fakta sejarah yang masih beredar dalam masyarakat. Sumber fakta sejarah itu masih dapat diketahui sekadarnya. 

Pada akhir uraian tentang raja-raja yang bersangkutan selalu dibubuhkan tarikh mangkatnya dan candi makamnya, seperti yang dilakukan penggubah Nagarakretagama. Urutannya pun hampir mirip. Sesudah uraian tentang Raja Rajasa, menyusul uraian tentang Sang Anusapati. 

Pada Nagarakretagama uraian ini ditempatkan dalam pupuh XLI. Uraian yang ditambahkan ialah bahwa Sang Anusapati mangkat akibat tusukan keris Gandring oleh Tohjaya, putra sulung Sri Rajasa lahir dari Ken Umang. Tokoh Tohjaya sama sekali tidak disebut dalam Nagarakretagama.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Arkeolog Temukan Situs Majapahit di Bawah Jalan Desa Mojokerto, Begini Wujudnya

57 tahun lalu

Sejarah Masa Kejayaan dan Keruntuhan Kerajaan Majapahit akibat Perebutan Takhta

57 tahun lalu

Sengketa Tanah di Masa Majapahit, Ketika Pejabat Istana Kalah Gugatan Lawan Rakyat

57 tahun lalu

Momen Majapahit Dibumihanguskan, Pergolakan Internal Akhiri Kejayaan Kerajaan Besar Nusantara

57 tahun lalu

Perang Bubat: Pertentangan Hayam Wuruk dan Gajah Mada yang Berujung Tragedi Berdarah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal