Mengenal Nagarakretagama dan Pararaton, Kitab Kuno yang Catat 2 Sejarah Besar

Avirista Midaada
Ilustrasi Kitab Nagarakretagama dan Pararaton yang menulis sejarah perjalanan Kerajaan Majapahit dan Singasari. (Foto: Ist)

Tidaklah mengherankan jika naskah Nagarakretagama itu juga dikenal oleh penggubah Pararaton secara langsung atau tidak langsung. Dalam garis besarnya uraian Nagarakretagama tentang Singasari dan Majapahit dari tahun 1222 sampai tahun 1365 memang sejajar dengan uraian Pararaton. 

Uraian Pararaton lebih luas berkat adanya tambahan-tambahan yang diambil dari sumber lain seperti akan ditunjukkan di bawah. Uraian Nagarakretagama pupuh XL tentang Raja Rajasa menjadi inti uraian Pararaton tentang cerita Ken Arok dari lahirnya sampai pencandiannya di Kegenengan pada tahun 1227. 

Uraian Pararaton tentang cerita Ken Arok diperluas dengan tambahan mendetail. Uraian Nagarakretagama Pupuh XL mencakup empat hal yakni tempat Raja Rajasa mendirikan kerajaannya di sebelah timur Gunung Kawi, pemberontakan Raja Rajasa terhadap Raja Kertajaya di Kediri pada tahun 1222 berakhir dengan kemenangan Tumapel.

Berikutnya, berupa percandian Raja Rajasa di Kagenengan pada tahun 1227 dan Raja Rajasa menjadi leluhur raja-raja di Singasari dan di Majapahit.

Uraian pupuh XL yang hanya terdiri dari lima bait atau 20 baris itu dalam Pararaton diperluas menjadi 16 halaman, diberi judul Katuturanira Ken Arok. Sesudah itu Pararaton menyajikan uraian tentang raja-raja Singasari dan Majapahit mulai dari Anusapati pada tahun 1227 sampai Sang Mokta Ri kadaton pada tahun saka 1400 atau sekitar kurang lebih 1478 Masehi. 

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Arkeolog Temukan Situs Majapahit di Bawah Jalan Desa Mojokerto, Begini Wujudnya

57 tahun lalu

Sejarah Masa Kejayaan dan Keruntuhan Kerajaan Majapahit akibat Perebutan Takhta

57 tahun lalu

Sengketa Tanah di Masa Majapahit, Ketika Pejabat Istana Kalah Gugatan Lawan Rakyat

57 tahun lalu

Momen Majapahit Dibumihanguskan, Pergolakan Internal Akhiri Kejayaan Kerajaan Besar Nusantara

57 tahun lalu

Perang Bubat: Pertentangan Hayam Wuruk dan Gajah Mada yang Berujung Tragedi Berdarah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal