Mantan Pendamping PKH di Malang Diduga Selewengkan Dana BPNT, Polisi Turun Tangan

Avirista Midaada
Pendamping PKH di Malang diduga menyelewengkan dana BPNT sejak 2017 hingga 2022. Polisi pun menggelar penyelidikan. (Foto: Ilustrasi/Istimewa)

MALANG, iNews.id - Mantan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Malang diduga menyelewengkan dana Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Terduga pelaku berinisial ASP, warga Kecamatan Tumpang, diduga telah menyelewengkan dana BPNT sejak 2017 hingga 2022.

Kasatreskrim Polres Malang, Iptu Wahyu Rizki Saputro, mengaku tengah mendalami dugaan tindak pidana tersebut. Pihaknya, kata dia, telah memeriksa saksi-saksi hingga mengumpulkan bukti untuk dalam proses penyelidikan.

"Saksi yang sudah kami periksa sudah 40 orang, meliputi teman-teman pendamping PKH yang lain, Camat Tumpang, Kepala Desa Tumpang, dan terduga pelaku," ujar Wahyu Rizki Saputro melalui pesan singkat, Selasa (28/2/2023).

Sejumlah bukti juga telah diamankan seperti Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dan data pembayaran BPNT. "Bukti-bukti yang diamankan oleh Satreskrim Polres Malang di antaranya dokumen-dokumen SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana) PKH dan data bayar BPNT," ujarnya.

Selain itu, Wahyu mengaku telah menyurati Inspektur Kabupaten Malang untuk permohonan penghitungan kerugian keuangan negara.

"Selanjutnya kami akan koordinasi dan meminta keterangan ahli perbendaharaan negara dan akan melaksanakan gelar perkara. Untuk penetapan tersangka belum. Masih menunggu pelaksanaan gelar perkara," katanya.

Sementara itu, Inspektur Kabupaten Malang, Tridiyah Maistuti, membenarkan pihaknya diminta Polres Malang untuk melakukan audit keuangan negara dari dana BPNT yang diduga diselewengkan oleh mantan pendamping PKH Kecamatan Tumpang, ASP.

"Investigasi kami terkait dugaan kerugian uang negara yang diselewengkan, dan saat ini masih berproses. Belum final," kata dia.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polairud Polda Babel Bongkar Mafia Solar Subsidi di Belitung, Libatkan Operator SPBU

57 tahun lalu

Potret Memprihatinkan Nenek Miskin di Brebes, Tinggal di Gubuk Reyot yang Nyaris Roboh

57 tahun lalu

Warga Tuntut Kades Mandiangin Timur Kalsel Mundur dari Jabatan

57 tahun lalu

Ratusan Pandamping Sosial Kumpul di Pangandaran Ikut Peningkatan Kapasitas SDM PKH

57 tahun lalu

Pengadaan Vaksin PMK di Malang Diduga Bermasalah, Polisi Periksa Kadis Peternakan Eko Wahyu Widodo 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal