“Kita lakukan Pemilu 2019 dengan cerdas untuk memilih pemimpin. Entah pemimpin yang lama ditetapkan lagi atau pemimpin baru. Jangan sampai memecah belah umat,” katanya.
Wakil Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan, aksi hujat-menghujat jelas tidak baik bagi bangsa. Semestinya, kata dia, perbedaan pendapat harus disikapi dengan bijaksana. “Apa pun lah kita harus bisa menyikapi perbedaan pendapat dengan baik. Bukan saling menghujat,” ucapnya.
Gus Ipul juga meminta kepada para tokoh agama untuk tidak melakukan ceramah yang saling menjelekkan antara yang satu dan lainnya agar suasana pilpres mendatang bisa kondusif.