Mahfud MD Prihatin Aksi Saling Hujat dan Etika Hilang Jelang Pilpres

Rahmat Ilyasan
Empat tokoh nasional Mahfud MD (tiga kanan), Saifullah Yusuf (dua kanan), Ustaz Yusuf Mansur (dua kiri) dan ekonom UI Faisal Basri saat mendeklarasikan gerakan #2019PilpresCeria di Surabaya. (Foto: iNews.id/Rahmat Ilyasan)

SURABAYA, iNews.id – Suhu politik jelang Pemilu Presiden (PilpRes) 2019 mulai memanas, bahkan muncul ketegangan-ketegangan di masyarakat. Aksi saling menyalahkan pun tak terhindarkan hingga mulai menghilangkan etika dan ikatan persaudaraan.

Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Mahfud MD mengaku prihatin dengan kondisi dan suasana jelang Pilpres 2019. “Saya terus terang prihatin melihat ketegangan-ketegangan menjelang Pilpres 2019 ini. Sekarang suasananya sudah agak terlalu panas. Sudah saling menyalahkan, persaudaraan hilang, etika sudah hilang,” kata Mahfud MD seusai seminar bertajuk #2019PilpresCeria di Garden Palace, Surabaya, Senin (17/9/2018).

Menurut Mahfud, Pemilu 2019 semestinya bukan membuat perpecahan di masyarakat dengan saling tuding dan memecah belah bangsa hingga menginjak nilai-nilai kemanusiaan. Menyikapi hal itu, Mahfud bersama tokoh politik Jawa Timur, Saifullah Yusuf membentuk gerakan #2019PilpresCeria.

Mahfud mengatakan, gerakan #2019PilpresCeria ini digagas sebagai bentuk keprihatinan atas memanasnya situasi politik dalam negeri jelang Pilpres 2019.

Dengan deklarasi tersebut, kata dia, diharapkan bisa menciptakan iklim demokrasi yang damai sesuai dengan kepanjangan dari kata ceria, yakni cerdas, informatif dan faktual dalam mendukung ataupun memilih pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2019 mendatang.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan Maut Truk Tangki dan Motor di Surabaya, 1 Orang Tewas 1 Luka

57 tahun lalu

Jambret iPhone WNA Jerman di Kota Lama Surabaya, Kedua Kaki Pemuda Ini Ditembak

57 tahun lalu

Tradisi Toron Idul Adha, Ribuan Warga Madura Padati Jembatan Suramadu Surabaya

57 tahun lalu

WNA India Ditemukan Tewas di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya jelang Deportasi

57 tahun lalu

Remaja di Lampung Rekrut 2 Anak Jadi Terapis Plus-Plus di Surabaya, Diimingi Gaji Besar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal