Mahasiswa ITS Ciptakan Sarung Tangan Lateks dari Sagu dan Daun Jambu

Yudha Prawira
Tiga mahasiswa ITS menunjukkan hasil inovasinya membuat sarung tangan berbahan sagu, jumat (12/3/2021). (istimewa).

Mahasiswa angkatan 2018 ini menegaskan bahwa lateks ramah lingkungan yang digagas timnya tersebut memiliki keunggulan jika dibandingkan dengan produk lain. Menurutnya, lateks ramah lingkungan lain berfokus pada penguraiannya saja, tetapi tidak memperhatikan sifat mekanik bahan, antibakteri, dan zat pengikat protein alergi. 

“Hal itulah yang menjadi kelebihan lateks kami,” ujarnya.

Diketahui, berkat gagasannya tersebut, karya tulis tim ini berhasil menjuarai lomba berskala internasional. Tim ini berhasil meraih medali perak pada ajang ASEAN Innovation Science and Entrepreneur Fair (AISEEF) 2021 kategori Enviromental Science yang diadakan Februari lalu.

Alumnus SMAN 1 Depok itu berharap inovasinya dapat berkembang hingga skala industri agar dapat meningkatkan perekonomian Indonesia dan melangkah ke kancah internasional. “Saya berharap inovasi ini dapat menginspirasi semua orang untuk menyelesaikan permasalahan lingkungan yang ada di Indonesia,” katanya.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Targetkan Kota Nol Sampah, Proyek Ramah Lingkungan Wali Kota Madiun Diapresiasi Dunia

57 tahun lalu

Praktis dan Higienis, Pakai Sabun Cuci Tangan Strawberry Segar Refill

57 tahun lalu

Kisah Inspiratif Giselle, Wisudawan Termuda di ITS Usia 19 Tahun Raih IPK 3,71

57 tahun lalu

Kisah Inspiratif Amiera dan Naura, Mahasiswa Termuda ITS Jalur SNBP Berusia 16 Tahun

57 tahun lalu

Harga Beras di Pasar Mentok Hari Ini Mulai Turun Rp3.000 per Karung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal