SURABAYA, iNews.id - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Febria Rachmanita meluruskan pernyataan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tentang status zona hijau Covid-19. Menurutnya hijau yang disampaikan Risma bukan untuk zonasi, melainkan angka reproduksi efektif (Re/Rt) Covid-19.
Febria mengklaim, semula RT Covid-19 Surabaya berwarna merah, kemudian berangsur kuning, dan dalam dua pekan terakhir berubah menjadi hijau.
"Ingat lho yaa, saya tidak bicara zona, tetapi bicara RT yang sudah hijau dengan penularan kasus yang sudah dapat dikendalikan. Atau teorinya penyakit kemungkinan akan hilang dari populasi. Jadi, sekali lagi angka RT di Surabaya sudah berwarna hijau," katanya, Selasa (4/8/2020) malam.
Febria menjelaskan, warna hijau tersebut karena selama 14 hari terakhir, tepatnya mulai 21 Juli-3 Agustus, RT di Surabaya kurang dari angka satu. Artinya, kata Febria, penularan Covid-19 di Surabaya sudah dapat dikendalikan.
Dia mengatakan, dalam menentukan RT, terdapat tiga simbol warna yang digunakan untuk menggambarkan angka penularan kasus. Pertama, warna merah, artinya angka penularan di atas satu, dan penyakit akan semakin menyebar dan jadi wabah di populasi.