SURABAYA, iNews.id – Kurir 11,5 kilogram (kg) sabu dari bandar Malaysia, Pieter Kristiono (38), akhirnya meninggal dunia. Warga Indramayu, Jawa Barat, ini tewas dalam perawatan di rumah sakit karena kritis setelah ditabrak truk saat hendak melarikan diri dari polisi.
Saat perjalanan dari Jakarta menuju Surabaya, seusai ditangkap polisi pada Kamis (4/7/2019), mobil yang membawa Pieter berhenti di SPBU Bekasi untuk mengisi bahan bakar. Saat itulah Pieter kabur. Nahas, begitu keluar dari mobil, sebuah truk pengangkut daging menghantamnya.
“Tersangka sempat dirawat di rumah sakit akibat kecelakaan ini. Namun, nyawanya tidak tertolong. Jenazah tersangka sudah dibawa keluarganya pda Jumat, 4 Juli lalu,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan di Surabaya, Selasa (9/7/2019).
Beruntung, sebelum tewas, polisi telah mendapatkan sejumlah keterangan dari Pieter mengenai jaringan narkoba internasional itu sehingga ada petunjuk bagi polisi untuk mengusut. Dari keterangan tersangka, masih ada jaringan lagi yang belum tertangkap. “Sekarang masih diburu. Nanti secepatnya akan kami sampaikan,” ujarnya.
Luki menjelaskan, sabu milik Pieter tersebut kiriman dari seorang bandar di Malaysia. Barang haram itu dikirim menggunakan kapal ekspedisi. “Total sabu ada 11,5 kg (bukan 10 kg), dibagi ke dalam 10 galon cat,” katanya.