Kisah Perang Saudara di Majapahit yang Menewaskan Anak Raja Hayam Wuruk

Avirista Midaada
Perang saudara di Kerajaan Majapahit pecah sepeninggal Raja Hayam Wuruk. (ilustrasi).

Perang saudara itu membuat putra Wikramawardhana yakni Bhre Tumapel dan Hyang Parameswara bimbang untuk berpihak kepada siapa. Sebab, kedua pihak yang berseteru memiliki trah keturunan dari raja.

Peperangan itu membuat Bhre Wirabumi tewas. Dia berhasil melarikan diri dari peperangan yang sudah menyudutkan kekuatannya dengan menaiki perahu pada malam hari menghindari kejaran Ratu Angabaya Bhre Narapati. 

Namun dia tertangkap oleh pasukan Wikramawardhana. Bhre Wirabumi tewas dipenggal. Kepalanya kemudian dibawa ke Majapahit untuk dicandikan di Lung. Candi tersebut dinamakan Grisapura. 

Setelah Raja Suhita bertakhta di Majapahit, Bhre Daha pun naik takhta. Dia keturunan Bhre Wirabumi. Ketika menjadi raja, Bhre Narapati yang menangkap dan membunuh Bhre Wirabumi langsung dihukum oleh Bhre Daha karena dinyatakan bersalah. 

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Arkeolog Temukan Situs Majapahit di Bawah Jalan Desa Mojokerto, Begini Wujudnya

57 tahun lalu

Perang Saudara Pecah di Kora Nduga, Korban Luka Dievakuasi ke RSUD Timika

57 tahun lalu

Sejarah Masa Kejayaan dan Keruntuhan Kerajaan Majapahit akibat Perebutan Takhta

57 tahun lalu

Sengketa Tanah di Masa Majapahit, Ketika Pejabat Istana Kalah Gugatan Lawan Rakyat

57 tahun lalu

Momen Majapahit Dibumihanguskan, Pergolakan Internal Akhiri Kejayaan Kerajaan Besar Nusantara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal