Kisah Perang Saudara di Majapahit yang Menewaskan Anak Raja Hayam Wuruk

Avirista Midaada
Perang saudara di Kerajaan Majapahit pecah sepeninggal Raja Hayam Wuruk. (ilustrasi).

JAKARTA, iNews.id - Perang saudara di Kerajaan Majapahit terjadi sepeninggal Raja Hayam Wuruk. Perseteruan itu membuat Majapahit terpecah dua.

Dikisahkan dalam Kitab Pararaton, pangkal perseteruan adalah Bhre Wirabumi, anak laki-laki Hayam Wuruk yang berasal dari selir. Dia tidak bisa mewarisi takhta kerajaan karena bukan lahir dari istri resmi raja.

Pada akhirnya Kusumawardhani yang mewarisi takhta Kerajaan Majapahit. Namun terjadi pergolakan internal yang memaksa kerajaan terpecah menjadi dua. Kusumawardhani memerintah Majapahit Barat, dan Bhre Wirabumi memerintah Majapahit Timur.

Dalam buku 'Babad Tanah Jawi' yang ditulis Soedjipto Abimanyu dikisahkan peperangan akhirnya terjadi setelah pembagian kekuasaan itu. 

Perang yang disebut Perang Paregreg itu membuat kedigdayaan Majapahit tercerai berai. Konon, perang saudara itu berlangsung selama dua tahun sejak 1404 hingga 1406.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Arkeolog Temukan Situs Majapahit di Bawah Jalan Desa Mojokerto, Begini Wujudnya

57 tahun lalu

Perang Saudara Pecah di Kora Nduga, Korban Luka Dievakuasi ke RSUD Timika

57 tahun lalu

Sejarah Masa Kejayaan dan Keruntuhan Kerajaan Majapahit akibat Perebutan Takhta

57 tahun lalu

Sengketa Tanah di Masa Majapahit, Ketika Pejabat Istana Kalah Gugatan Lawan Rakyat

57 tahun lalu

Momen Majapahit Dibumihanguskan, Pergolakan Internal Akhiri Kejayaan Kerajaan Besar Nusantara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal