Kisah Ki Boncolono Kediri, Maling Sakti yang Ditakuti Kompeni Belanda 

Solichan Arif
Salah satu panel relief di monumen Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri yang menggambarkan Ki Boncolono sedang berhadapan dengan Kompeni Belanda. (Foto:isimewa)

Dalam “Wali Berandal Tanah Jawa” tertulis, Maling Gentiri memiliki saudara tua yang bernama Maling Kapa. Dua bersaudara ini merupakan maling sakti yang selalu beroperasi di malam hari. Keduanya adalah murid Sunan Ngerang, seorang ulama besar di kawasan pesisir Juwana, Jawa Tengah. Mereka mengunduh ilmu kesaktian dari gurunya, dan hanya menyasar orang-orang kaya yang zalim.

"Sebagai hamba agama yang saleh, tentu saja hasil perampokan mereka dibagikan kepada fakir miskin dan orang yang sedang mengalami kesusahan," demikian yang tertulis dalam  “Wali Berandal Tanah Jawa”. Di Kediri, ulah Ki Boncolono atau Maling Gentiri membuat kaki tangan kompeni kelabakan. Mereka tak menyangka bakal mendapat gangguan yang bertubi-tubi.

Apalagi saat Tumenggung Mojoroto dan Tumenggung Poncolono beserta murid-muridnya menyatakan menjadi sekutu Ki Boncolono. Aksi penjarahan semakin menjadi-jadi. “Belanda pun marah dan memerintahkan antek-anteknya mengejar hidup atau mati," demikian cerita tutur yang beredar.

Boncolono harus ditangkap hidup atau mati. Begitu tekad antek-antek kumpeni Belanda. Namun meringkus Boncolono bukan perkara mudah. Boncolono dicintai rakyat. Saat terkepung, pencuri budiman tersebut selalu berhasil meloloskan diri. Konon, cukup mengandalkan seberkas cahaya, dia bisa menyusup ke dalam bangunan melalui lobang sekecil apa pun.  

Begitu juga saat terkepung. Cukup merapatkan diri ke tembok, tiang,  atau pohon di dekatnya, Boncolono akan lenyap dalam sekejap. Boncolono konon juga kebal senjata. Dia seperti tidak merasakan peluru-peluru yang memberondong tubuhnya. Kalau pun ambruk, ia akan hidup lagi, sehat seperti sedia kala. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Maling di Sragen Curi Pompa Injeksi Truk Seharga Belasan Juta, Dijual Rp50.000

57 tahun lalu

Viral 2 Maling di Medan Minta Keadilan, Tak Terima Dianiaya Korban Pencurian

57 tahun lalu

Viral Aksi Maling Bersenjata Parang Sandera Nenek di Labusel saat Dikepung Warga

57 tahun lalu

Maling Burung di Jombang Ditangkap saat Beraksi, Diamuk Warga hingga Nyaris Tewas

57 tahun lalu

Pertempuran Tegal dan Cilacap, Jejak Perlawanan ALRI Terhadap Agresi Militer Belanda 1947

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal