Kepercayaan Ini Dibatasi saat Hayam Wuruk Berkuasa di Kerajaan Majapahit

Avirista Midaada
Keraton atau Istana Kerajaan Majapahit menurut narasi Nagarakretagama (Istimewa)

MALANG, iNews.id - Salah satu kepercayaan agama dibatasi oleh Hayam Wuruk. Saat itu, dia masih berkuasa di kerajaan Majapahit.

Dalam pemerintahan Hayam Wuruk, ada tiga macam kepercayaan. Ketiga kepercayaan ini yakni agama Siwa, Buddha, dan Brahma yang disebut tripaksa. 

Dikisahkan dalam buku "Menuju Puncak Kemegahan Sejarah Kerajaan Majapahit" karya  Slamet Muljana, Hayam Wuruk yang bergelar Sri Rajasanagara ini memiliki komitmen besar kepada tegaknya tripaksa.

Dia percaya ketiga aliran kepercayaan ini bisa hidup rukun dalam negara. Aliran itu diurus oleh masing - masing pembesar, pendeta Siwa, Buddha dan Brahma. Mereka diserahi menjaga tempat ziarah dan segala asrama dan biara Buddha.

Masing - masing aliran agama dan pembesarnya melindungi dan menjaga umatnya. Raja meminta agar aliran agama ini tidak saling bertengkar.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Arkeolog Temukan Situs Majapahit di Bawah Jalan Desa Mojokerto, Begini Wujudnya

57 tahun lalu

Sejarah Masa Kejayaan dan Keruntuhan Kerajaan Majapahit akibat Perebutan Takhta

57 tahun lalu

Sengketa Tanah di Masa Majapahit, Ketika Pejabat Istana Kalah Gugatan Lawan Rakyat

57 tahun lalu

Momen Majapahit Dibumihanguskan, Pergolakan Internal Akhiri Kejayaan Kerajaan Besar Nusantara

57 tahun lalu

Perang Bubat: Pertentangan Hayam Wuruk dan Gajah Mada yang Berujung Tragedi Berdarah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal