Kematian Tamtama TNI AL Ghofirul Kasyfi Dinilai Janggal, Keluarga Desak Autopsi Jasad Korban

iNews
Keluarga tamtama TNI AL mendesak autopsi ulang atas kematian Kelasi Dua Ghofirul Kasyfi karena dugaan kekerasan dan kejanggalan penyebab kematian. (Foto: iNews).

BANGKALAN, iNews.id - Keluarga tamtama TNI Angkatan Laut (AL), Kelasi DuaGhofirul Kasyfi, yang meninggal dunia diduga akibat kekerasan, meminta dilakukan autopsi terhadap jasad korban. Permintaan tersebut diajukan karena adanya sejumlah kejanggalan dalam kematian korban, termasuk kondisi tubuh yang diduga terdapat luka dan lebam.

Ayah korban, Mahbub Madani bersama kuasa hukum keluarga telah menandatangani surat kuasa untuk menindaklanjuti kasus tersebut. Keluarga juga berencana mengirim surat resmi kepada TNI AL melalui Komando Armada II Surabaya untuk meminta pembongkaran makam dan autopsi menyeluruh.

Kuasa hukum keluarga menyebut terdapat kejanggalan dalam informasi yang disampaikan pihak terkait mengenai penyebab kematian korban. Informasi yang beredar disebut berubah-ubah, mulai dari dugaan korban melarikan diri dari dinas, kemudian disebut meninggal di kamar, hingga informasi lain yang menyebutkan bunuh diri.

Pihak keluarga juga mengaku mendapatkan informasi bahwa korban sempat mengeluhkan dugaan kekerasan dari seniornya sebelum meninggal dunia. Saat jenazah dipulangkan, keluarga menemukan adanya dugaan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Tetapi kecurigaan dari pihak keluarga ini matinya tidak wajar. Pertama satu bulan sebelumnya Ghofirul Kasyfi ini sudah sering mengeluh baik kepada bapaknya maupun kepada ibunya sering mendapatkan kekerasan dari para senior di dalam kapal," ujar Soleh. 

Atas berbagai dugaan tersebut, keluarga meminta dilakukan autopsi ulang untuk memastikan penyebab pasti kematian. Mereka menegaskan akan menerima hasil apapun selama dilakukan secara ilmiah dan transparan, namun meminta proses hukum tetap berjalan apabila ditemukan unsur kekerasan.

Ayah korban menyatakan kematian anaknya sulit diterima jika melihat kondisi jasad yang diduga menunjukkan tanda-tanda kekerasan. Keluarga berharap proses penyelidikan dilakukan secara terbuka dan menyeluruh untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bripda Natanael Tewas Diduga Dianiaya Senior, Keluarga Korban Minta Diusut Tuntas

57 tahun lalu

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 400 Karung Pakaian Bekas Ilegal di Perairan Batubara

57 tahun lalu

Hebat! TNI AL Gagalkan Penyelundupan 3,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Makassar

57 tahun lalu

Misteri Penyebab Kematian Tamtama TNI AL, Keluarga Terkejut saat Buka Peti Jenazah

57 tahun lalu

Tamtama TNI AL di Bangkalan Meninggal Tak Wajar, Keluarga Tolak Disebut Bunuh Diri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal