Kasus Video Hoaks Penembakan Gus Idris Masuk Tahap Penyidikan 

Avirista Midaada
Gus Idris (depan) sesaat setelah dimintai keterangan terkait video hoaks penembakan beberapa waktu lalu. (Foto: Okezone/Avirista Midaada).

Saat ini pihaknya juga tengah mengumpulkan sejumlah bukti untuk memperkuat status perkara hukum yang diduga menjerat pengasuh Ponpes Thoriqul Jannah Ngajum, Kabupaten Malang.

“Kami juga terus mengumpulkan barang bukti yang terkait dengan dugaan tindak pidana yang dilakukan Gus Idris ini,” ucap pria kelahiran Solok, Sumatera Barat ini.

Hendri jug mengaku akan menentukang langkah apa yang akan diambil. Namun, sejauh ini belum ada tersangka maupun pihak-pihak yang diduga tersangkut kasus video penembakan yang viral beredar di media sosial ini.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini kita bisa segera menentukan langkah tindak lanjut untuk penentuan tersangka atau upaya-upaya yang harus dilakukan terkait dengan tindak pidana yang dilakukan Gus Idris dan beberapa rekan lainnya," katanya. 

Diketahui, sebuah akun media sosial mengunggah video penembakan yang diduga Gus Idris dan mengalami kesakitan dan berdarah-darah kemudian dimasukkan mobil putih.

Adegan Gus Idris tertembak ini terekam di video live youtube di kanal pribadinya Gus Idris Official. Dari lokasi yang disebutkan di video yang dibuat pada 28 Februari 2021 berada di daerah Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Di video berdurasi 4 menit 14 detik, tampak Gus Idris diduga mengalami tembakan oleh orang tak dikenal. Di video Gus Idris yang berjalan menuju mobil terkena dugaan tembakan hingga terkapar.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan di Singosari Malang, Pemotor Tewas Tabrak Truk Tangki Parkir di Jalan

57 tahun lalu

Kasus Kematian Bripda Natanael, Polda Kepri Naikkan Status Perkara ke Penyidikan

57 tahun lalu

Babak Baru Kasus Viral Pria Tendang Kucing hingga Mati di Blora, Masuk Penyidikan

57 tahun lalu

Polisi Naikkan Kasus Pengusiran Nenek Elina di Surabaya ke Penyidikan 

57 tahun lalu

Kasus Kayu Gelondongan Terbawa Banjir di Sumut, Bareskrim Periksa 17 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal