Kasus Video Hoaks Penembakan Gus Idris Masuk Tahap Penyidikan 

Avirista Midaada
Gus Idris (depan) sesaat setelah dimintai keterangan terkait video hoaks penembakan beberapa waktu lalu. (Foto: Okezone/Avirista Midaada).

MALANG, iNews.id - Kasus video hoaks penembakan Idris Al Marbawy ( Gus Idris) masuk tahap penyidikan. Aparat Polres Malang telah menemukan adanya unsur pidana dalam kasus yang sempat menghebohkan publik tersebut. 

"Sudah kami angkat di proses penyidikan. Satreskrim masih melakukan upaya pemeriksaan. Karena kalau penyidikan ini berarti sudah berita acara pemeriksaan yaitu pro-yustisia. Status penyidikan ini ditetapkan baru pada 4 April 2021 lalu," kata Kapolres Malang AKBP Hendri Umar, Jumat (9/4/2021).

Hendri mengatakan, status penyidikan diperoleh setelah memeriksa sejumlah saksi dari mulai Gus Idris, santrinya, sejumlah pakar dan ahli yang terkait. Dari hasil pemeriksaan itu pihaknya juga telah berkonsultasi dengan Polda Jawa Timur.

Selanjutnya, pihak kepolisian bakal merencanakan pemanggilan ke orang-orang yang terlibat dalam proses pembuatan video yang sempat membuat gaduh tersebut. Hal ini untuk dilakukan guna memintai keterangan kepada sejumlah orang yang bersangkutan terkait video viral tersebut.

"Untuk kesaksian terkait ini nanti kami panggil ulang kembali. Tapi statusnya sudah sebagai saksi dan bukan lagi sebagai interogasi saja,” tuturnya.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan di Singosari Malang, Pemotor Tewas Tabrak Truk Tangki Parkir di Jalan

57 tahun lalu

Kasus Kematian Bripda Natanael, Polda Kepri Naikkan Status Perkara ke Penyidikan

57 tahun lalu

Babak Baru Kasus Viral Pria Tendang Kucing hingga Mati di Blora, Masuk Penyidikan

57 tahun lalu

Polisi Naikkan Kasus Pengusiran Nenek Elina di Surabaya ke Penyidikan 

57 tahun lalu

Kasus Kayu Gelondongan Terbawa Banjir di Sumut, Bareskrim Periksa 17 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal