Kasus Corona Masih Tinggi, Wali Kota Risma Ajukan Penghentian PSBB Surabaya Raya

Hari Tambayong
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini

SURABAYA, iNews.idWali Kota SurabayaTri Rismaharini mengajukan penghentian pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Surabaya Raya ke Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meski kasus positif corona masih tinggi. PSBB tersebut akan berakhir Senin, 8 Juni 2020.

Risma memilih untuk memperketat protokol kesehatan karena PSBB dinilai sangat berdampak terhadap perekonomian warganya yang terus menurun dan rentan terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.

“Ya, kalau mudah-mudahan usulan saya diterima kita tidak lakukan itu (PSBB) protokol diperketat. Ini menyangkut masalah ekonomi warga jangan sampai dia tidak bekerja kalau mal down SPG-nya bisa dipecat,” kata Risma, Minggu (7/6/2020).

Menurut Risma, jika PSBB tidak diperpanjang Kota Surabaya akan memperketat protokol kesehatan mulai dari memperketat penerapan kedisiplinan physical distancing, penggunaan masker, dan kedisiplinan dalam mencuci tangan.

“Mudah-mudahan kita dapat rapid sehingga warga pun bisa tenang gitu. Kalau misalkan dia mau bekerja sampai kita atur nanti kursinya nggak boleh kursi panjang,” katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral! Puluhan Biduan Dangdut di Jatim Jadi Korban Arisan Bodong, Kerugian Rp1,8 Miliar

57 tahun lalu

Siap-Siap! Pendatang Mengadu Nasib Tanpa Pekerjaan di Surabaya bisa Dipulangkan

57 tahun lalu

Respons Tegas Wali Kota Surabaya Kasus Pengusiran dan Pembongkaran Rumah Nenek Elina

57 tahun lalu

Cegah Tawuran, Surabaya Berlakukan Jam Malam Anak di Bawah 18 Tahun

57 tahun lalu

Profil Eri Cahyadi: Pendidikan, Karier hingga Prestasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal