Harimau Jawa Tak Muncul Lagi di Lereng Wilis, BKSDA Tarik 3 Kamera Pengintai

Solichan Arif
Ilustrasi harimau jawa (okezone).

TULUNGAGUNG, iNews.id - Upaya Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) melacak beredaan harimau Jawa di kawasan hutan lereng Gunung Wilis, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, belum membuahkan hasil. Sejak pengintaian tiga bulan terakhir, harimau dengan garis kuning hitam itu tak lagi menampakkan diri. 

Karenanya, tiga dari tujuh kamera pingintai pun ditarik. Pihak BKSDA juga akan melakukan observasi atas rekaman kamera yang dipasang sejak tiga bulan terakhir itu. 

"Tim telah menarik tiga kamera pemantau yang sebelumnya dipasang di lokasi. Kamera kami ambil untuk dilakukan observasi," kata Kepala Resor Wilayah II BKSDA Blitar, Joko Dwiyono, Kamis (8/4/2021). 

Pada akhir tahun 2020, Tim BKSDA menerima laporan munculnya seekor harimau yang mengarah pada ciri macan Jawa. Warga mengaku sedang mencari rumput. Ia melihat macan tersebut tengah berjalan bersama anaknya. Dalam laporannya, warga juga menunjukkan jejak telapak kaki binatang. 

Sayangnya, saat tim BKSDA tiba di lokasi, jejak kaki tersebut sudah dalam kondisi rusak oleh air hujan. Kendati demikian tim tetap memasang kamera pengintai. Tiga kamera diletakkan di kawasan hutan Desa Nyawangan dan empat kamera di Desa Ngulurup. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Ekor Gajah Induk dan Anak Mati Berdampingan di Mukomuko Bengkulu

57 tahun lalu

Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Mati, Penyebab Masih Diselidiki

57 tahun lalu

Petugas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Ribuan Burung di Karangasem, Ditemukan 12 Jenis

57 tahun lalu

Geger Temuan Jejak Diduga Harimau Resahkan Warga Lampung Timur, Ini Kata BKSDA

57 tahun lalu

Kejati Kalsel Geledah Kantor BKSDA, Dokumen dan Barang Elektronik Disita

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal