Deretan Kitab Kuno Jawa Kerajaan Kediri, Ada Cerita Penculikan Perempuan Cantik

Avirista Midaada
Kitab kuno Jawa pada masa Kerajaan Kediri. (Foto: ilustrasi)

Menurut tulisan batu, memang pada zaman Kediri ada seorang raja bernama Kertajaya, yang bertahta sekitar tahun 1110 Saka atau 1188 Masehi. Raja Kertajaya adalah raja pengganti Prabu Jayabaya. 

Smaradhana

Mpu Dharmaja juga menjadi salah satu pujangga yang ada di era Kerajaan Kediri. Kitab yang dihasilkan yakni Kakawin Smaradhana mengisahkan terbakarnya Batara Kamajaya.

Nama Smaradhana berasal dari kata asmara dan dhana. Asmara adalah nama dewa percintaan, sedangkan Dhana berasal dari kata Dahana yang berarti api. 

Nama Asmaradana berkaitan dengan peristiwa hangusnya Dewa Asmara oleh sorot mata ketiga Dewa Siwa. Pada Kitab Smaradhana, disebut nama Raja Kediri Prabu Kameswara, yang merupakan titisan Dewa Wisnu, yang ketiga kalinya dan berpermaisuri Sri Kirana Ratu, putri dari Kerajaan Jenggala. 

Bomakawya

Kitab kedua yang dihasilkan Mpu Dharmaja adalah Kakawin Bomakawya. Kitab ini menceritakan peperangan antara Prabu Kresna dan Prabu Boma. Di cerita pewayangan, lakon ini terkenal dengan sebutan Samba Juwing, sebuah lakon yang tragis dan memilukan. 

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jejak Airlangga, Sang Raja Besar Jawa di Kerajaan Kahuripan dan Kediri

57 tahun lalu

Kisah Raja Kediri Kertajaya Minta Disembah Seperti Tuhan, Tewas di Tangan Ken Arok!

57 tahun lalu

5 Gunung yang Dianggap Suci di Jatim, Acuan Kerajaan Masa Lampau Dirikan Istana

57 tahun lalu

Politik Balas Budi Ken Arok usai Hancurkan Kerajaan Kediri

57 tahun lalu

Mengenal Prabu Jayabaya, Cetuskan Aturan Hukum hingga Pencemaran Nama Baik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal