Deretan Kitab Kuno Jawa Kerajaan Kediri, Ada Cerita Penculikan Perempuan Cantik

Avirista Midaada
Kitab kuno Jawa pada masa Kerajaan Kediri. (Foto: ilustrasi)

Hariwangsa

Kitab kedua yang ditulis Mpu Panuluh adalah Kakawin Hariwangsa, yang ditulis saat Prabu Jayabaya memerintah pada tahun 1135-1157 Masehi. Kata hariwangsa secara harfiah berarti silsilah atau garis keturunan Sang Hari atau Wisnu. 

Cerita yang dikisahkan dalam bentuk kakawin ini adalah cerita ketika sang Prabu Kresna, titisan Batara Wisnu, ingin menikah dengan Dewi Rukmini dari negeri Kundina, putri Prabu Bismaka. 

Prabu Kresna ingin menculik Dewi Rukmini. Pada saat malam sebelum pesta pernikahan dilaksanakan, Kresna datang ke Kundina dan membawa lari Rukmini.

Para tamu dari negeri-negeri lain banyak yang sudah datang. Prabu Bismaka sangat murka hingga dia langsung berdiskusi dengan raja-raja lainnya yang sedang bertamu. 

Gatotkaca

Kitab berikutnya yang dihasilkan pujangga Mpu Panuluh adalah Kakawin Gatotkaca Sraya adalah kitab gubahan Panuluh selain Hariwangsa dan Bharatayuddha. Raja yang disebut dalam kitab Gatotkaca Sraya bernama Prabu Jayabaya. 

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jejak Airlangga, Sang Raja Besar Jawa di Kerajaan Kahuripan dan Kediri

57 tahun lalu

Kisah Raja Kediri Kertajaya Minta Disembah Seperti Tuhan, Tewas di Tangan Ken Arok!

57 tahun lalu

5 Gunung yang Dianggap Suci di Jatim, Acuan Kerajaan Masa Lampau Dirikan Istana

57 tahun lalu

Politik Balas Budi Ken Arok usai Hancurkan Kerajaan Kediri

57 tahun lalu

Mengenal Prabu Jayabaya, Cetuskan Aturan Hukum hingga Pencemaran Nama Baik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal