"Para pelaku ini sebagian besar dari Surabaya, ada juga Gresik. Dari empat orang ini (tersangka) ada karyawan, kuli. Mereka hanya terpancing karena tujuan ke situ menyampaikan aspirasi, mereka juga tidak tahu. Tapi kami masih dalami juga dengan analisis HP," ujarnya, Senin (29/6/2026).
Dari hasil pemeriksaan sementara, para pendemo yang diamankan beberapa hanya ikut dalam aksi demonstrasi. Polisi menyebut mereka tidak terafiliasi dengan kelompok tertentu.
Meski demikian, penyelidikan masih terus dilakukan. Polisi mendalami peran masing-masing pendemo dalam aksi ricuh tersebut.
Salah satu langkah yang dilakukan penyidik yakni memeriksa handphone para pendemo. Pemeriksaan itu dilakukan untuk mengetahui jaringan, komunikasi, serta motif di balik aksi demonstrasi yang berujung ricuh.
Empat pendemo yang ditetapkan sebagai tersangka diduga terlibat dalam pelemparan dan perusakan saat aksi berlangsung. Mereka kini ditahan untuk proses hukum lebih lanjut.