Cerita Tragis Margaretha Zelle, Telik Sandi Cantik yang Terpesona dengan Pulau Jawa

Solichan Arif
Mata Hari (wikipedia).

Pengadilan Perancis menjatuhkan vonis kepada Mata Hari alias Zelle alias Marguerite alias Gertrude dengan hukuman mati. Mata Hari hanya bisa terpaku. Tatapannya kosong.

Sementara Edouard Clounet menangis di sebelahnya. Pelaksanaan hukuman mati berlangsung 15 Oktober 1917 pagi. Meski sempat syok, Mata Hari menghadapi hukuman mati dengan berani.

"Jangan takut suster. Saya tahu bagaimana itu mati," kata Mata Hari kepada dua biarawati di penjara seperti dikisahkan buku “Siasat Jitu Intel Dunia”.

Mata Hari menolak tawaran penutup mata ketika digiring untuk menghadapi regu tembak. Bahkan dia sempat memberi ciuman jarak jauh kepada 12 orang penembaknya, sebelum senapan meletus.

Karena tidak ada keluarga yang bersedia mengurus jenazah, Pemerintah Perancis kemudian memberikan jasad Mata Hari kepada sekolah kedokteran untuk dipakai sebagai praktik mahasiswanya di ruang bedah.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, KAI Daop 8 Surabaya Layani 38.000 Penumpang

57 tahun lalu

Gunung Semeru Meletus Siang Ini, Kolom Abu Capai 500 Meter ke Langit

57 tahun lalu

Gunung Semeru Meletus, Abu Vulkanis Menyembur Setinggi 1 Km ke Langit

57 tahun lalu

Tragis! Diajak Kakek Cari Rumput, Bocah di Bantul Tewas Tertimpa Buis Beton

57 tahun lalu

9 Kampung Nelayan Baru di Pulau Jawa Rampung Dibangun, Ini Sebaran Lokasinya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal