Cerita Tragis Margaretha Zelle, Telik Sandi Cantik yang Terpesona dengan Pulau Jawa

Solichan Arif
Mata Hari (wikipedia).

Jerman sengaja membuat Perancis mudah membacanya. Motifnya yakni mendorong Perancis membunuh agennya sendiri atau mungkin untuk menunjukkan bahwa dia benar-benar agen ganda untuk Perancis dan Jerman.

"Dengan kata lain Jerman ingin Mata Hari dibunuh. Namun mereka ingin Perancis yang melakukan pekerjaan kotor itu”. Skenario Jerman betul-betul bekerja.

Tanggal 13 Februari 1917, Perancis menangkap Mata Hari atas tuduhan kegiatan siponasenya. Mata Hari menolak tuduhan agen ganda. "Saya tak bersalah," katanya tegas Mata Hari. "Seseorang yang bekerja di kontraspionase Perancis telah mempermainkan saya," ujarnya. 

Keterangan Mata Hari tidak dipercaya. Setelah menjalani masa penahanan dan interogasi yang menyiksa, pada 24 Juli 1917 Mata Hari diadili. Publik Perancis heboh dan berbondong-bondong menghadiri sidang.

Terdakwa Mata Hari untuk pertama kalinya terlihat di hadapan publik. Dia mengenakan baju berwarna biru yang indah dipadu topi yang bagus. Satu-satunya yang membela Mata Hari hanya Edouard Clounet, pengacaranya.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, KAI Daop 8 Surabaya Layani 38.000 Penumpang

57 tahun lalu

Gunung Semeru Meletus Siang Ini, Kolom Abu Capai 500 Meter ke Langit

57 tahun lalu

Gunung Semeru Meletus, Abu Vulkanis Menyembur Setinggi 1 Km ke Langit

57 tahun lalu

Tragis! Diajak Kakek Cari Rumput, Bocah di Bantul Tewas Tertimpa Buis Beton

57 tahun lalu

9 Kampung Nelayan Baru di Pulau Jawa Rampung Dibangun, Ini Sebaran Lokasinya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal