Cerita Para Petugas Krematorium, Tidur di Lokasi Pembakaran Jenazah sejak Pandemi

Ali Masduki
Petugas memasukkan jenazah Covid-19, di Krematorium Keputih, Surabaya, Sabtu (30/1/2021). (Foto: SINDONews/Ali Masduki)

SURABAYA, iNews.id - Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan telah memakan banyak korban jiwa setiap hari. Hal itu membuat para petugas makam, khususnya satuan tugas (satgas) pemakaman Covid-19 harus bekerja ekstra, seperti para petugas di Krematorium Keputih, Surabaya.

Selama pandemi Covid-19, tempat pengabuan jenazah pertama yang dimiliki Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ini tidak pernah berhenti beroperasi. Sudah ratusan jenazah korban Covid-19 dikremasi di tempat ini, tentunya atas permintaan keluarga.

Para petugas yang menangani jenazah Covid-19 di Krematorium Keputih, Surabaya, Sabtu (30/1/2021). (Foto: SINDONews/Ali Masduki)

Koordinator Lapangan Krematorium Keputih Surabaya, Eko Pramono, mengatakan di Krematorium Keputih hanya ada lima orang petugas lapangan yang sudah terlatih. Mereka memiliki peran masing-masing. Satu orang bertugas sebagai operator mesin dan empat lainnya bertugas mengangkat peti jenazah.

"Dari awal Covid-19 kita tidak sempat libur, karena sewaktu-waktu dari rumah sakit dikirimi jenazah," kata Eko, Sabtu (30/1/2021).

Dengan jumlah personel yang terbatas dan sering ada permintaan kremasi tengah malam hingga pagi hari, maka para petugas ini pun harus rela tidur di lokasi dekat pembakaran jenazah. Setidaknya, dalam waktu 24 jam, rata-rata ada lima hingga tujuh jenazah yang harus dikremasi.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan Maut Truk Tangki dan Motor di Surabaya, 1 Orang Tewas 1 Luka

57 tahun lalu

Jambret iPhone WNA Jerman di Kota Lama Surabaya, Kedua Kaki Pemuda Ini Ditembak

57 tahun lalu

Tradisi Toron Idul Adha, Ribuan Warga Madura Padati Jembatan Suramadu Surabaya

57 tahun lalu

WNA India Ditemukan Tewas di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya jelang Deportasi

57 tahun lalu

Remaja di Lampung Rekrut 2 Anak Jadi Terapis Plus-Plus di Surabaya, Diimingi Gaji Besar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal