Cerita Ngatijan, Selamatkan Pasukan Elite TNI AU dari Pembantaian di Papua 

Ahmad Antoni
Kopaskhas TNI AU resmi berganti nama menjadi Korps Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat). (Foto : Istimewa)

Seluruh prajurit pasukan elite TNI AU yang ditangkap kemudian dibawa ke Kampung Wersar dan dipenjara di Teminabuan. Di kampung tersebut, Rebo mengaku diikat di pohon kelapa hingga keesokan harinya. 

Penyiksaan demi penyiksaan dialami prajurit PGT. Bahkan, dirinya nyaris tewas ketika tentara Belanda yang membawa senjata masuk ke sel dan menembaki dirinya dan teman-temannya. 

"Menjelang Maghrib, tentara Belanda datang bawa senter dan pistol masuk ke sel saya lalu menembaki teman-teman saya. Untungnya tidak ada yang mati," ucapnya. 

Rebo mengaku, nyawa teman-temannya termasuk dirinya selamat berkat perlindungan dari Ngatijan. Sebab Ngatijan memiliki ilmu kebal sehingga bisa menahan berondongan peluru tentara Belanda. 

"Teman saya Ngatijan punya aji-aji sakti, kena tembak berteriak aduh-aduh. Tapi peluru tidak tembus cuma menempel saja di tubuh Pak Ngatijan," tuturnya. 

Setelah kejadian itu, Rebo mengaku tenang dan tidak khawatir lagi. "Pokoknya wis tenang saja, kita tidak dipateni, disiksa iya," kata prajurit spesialis penembak basoka menirukan ucapan Ngatijan. 

Perjuangan PGT merebut dan mengembalikan Papua ke pangkuan Ibu Pertiwi membuahkan hasil. Belanda akhirnya mengakui kedaulatan Indonesia dan mau menyerahkan Papua ke pemerintah Indonesia.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal