Cegah Doktrin Kiamat Menyebar, Bupati Ponorogo Minta MUI Turun Tangan

Ihya Ulumuddin
Ilustrasi aliran sesat. (Foto: Okezone)

PONOROGO, iNews.id – Bupati Ponorogo Ipong Muchlisoni berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) turun tangan terkait dengan kasus doktrin kiamat di Ponorogo.

Ipong berharap pemerintah provinsi mendatangi pondok pesantren, tempat tokoh agama yang mengajarkan doktrin kiamat tersebut. “Yang tepat mungkin Pemprov dan MUI Jatim segera turun tangan ke Ponpes (Miftahul Falahil Mubtadi’in di Kasembon Malang),” kata Ipong, Kamis (14/3/2019.

Harapan itu disampaikan Ipong lantaran kasus hijrahnya 52 warga Desa Watubonang, Kecamatan Badegan, Ponorogo, telah meresahkan. Pihaknya khawatir, doktrin tersebut terus menyebar dan memengaruhi masyarakat Ponorogo lainnya.


Ipong mengatakan, jumlah pengikut Muhammad Romli, penyebar doktrin kiamat di Ponorogo cukup banyak. Bahkan, di Desa Watubonang, basis pengikut ajaran pengasuh Ponpes Miftahul Falahil Mubtadi’in ini juga terdapat kantor cabang.

“Ini harus segara dicegah agar tidak tambah meluas pengikutnya,” ujar Ipong.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penggeledahan Kantor Dinkes Ponorogo Berlangsung 8 Jam, Sejumlah Dokumen Disita

57 tahun lalu

Dikawal Ketat Polisi, KPK Geledah Dinkes Ponorogo Pengembangan Kasus OTT Mantan Bupati

57 tahun lalu

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Jadi Tersangka KPK, Ini Sosok Penggantinya

57 tahun lalu

Detik-Detik Mengerikan Balita di Ponorogo Terseret Banjir 100 Meter, Ibu Histeris

57 tahun lalu

Balita Terseret Banjir di Ponorogo Ditemukan, Kondisi Mengenaskan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal