Lokasi candi ini berdekatan dengan Candi Cetho, tepatnya di Candi Sukuh pertama kali ditemukan pada 1815 oleh Johnson pada masa kepemimpinan Jenderal Raffles.
Kemudian pada 1845, Situs Candi Sukuh diteliti oleh Van de Vlis yang memunculkan berbagai tafsiran mengenai makna Situs Candi Sukuh, di antaranya candi para pertapa yang erat kaitannya dengan tokoh Bhima sebagai penghubung antara manusia dengan Siwa.
Situs Candi Sukuh ini juga diperkirakan dibangun pada masa akhir Kerajaan Majapahit yakni pada masa pemerintahan Ratu Suhita (1429-1446).
Kitab Negarakertagama merupakan peninggalan Kerajaan Majapahit yang berupa karya sastra.
Kitab Negarakertagama ditulis oleh Mpu Prapanca yang olehnya kitab ini disebut sebagai Desawarnana yang berarti tulisan tentang daerah Majapahit.