4 Penganiaya Remaja Pasuruan gegara Tak Aktif di Grup WA Ditetapkan Tersangka

Avirista Midaada
Polisi menetapkan empat pemuda yang menganiaya pelajar SMP di Pasuruan gegara tak aktif di grup WhatsApp sebagai tersangka. (Foto: Ilustrasi/Istimewa)

"Luka-luka diduga akibat tendangan bertubi-tubi yang dilayangkan pelaku kepada korban. Namun, ia sudah mendapatkan perawatan medis," ujar Farouk.

Sebelumnya, video penganiayaan terhadap pelajar berseragam batik beredar viral di media sosial. Dalam video berdurasi 25 detik itu, tiga orang berpakaian hitam terlihat tengah menganiaya remaja. 

Korban tampak pasrah mendapat tendangan dan pukulan oleh salah satu orang dari sekelompok remaja itu. Salah satu pelaku terlihat memukul dan menendang korban memakai pakaian bertuliskan Kutho Begal.

"Sepurane mas," kata korban sebagaimana dilihat dari video yang beredar. 

Namun bukannya menghentikan aksi penganiayaannya, pelaku justru menghujani pelajar berseragam sekolah itu dengan tendangan hingga mengenai mulutnya. Beruntung aksi itu coba diredam oleh perekam video yang diduga mengenal pelaku.

Berdasarkan penelusuran, aksi itu dilakukan di warung kopi yang berada di kawasan Dusun Brubuh, Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Kamis (2/3/2023). Korban pengeroyokan adalah N (15), siswa SMP Al Azhar Sekarjoho, Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen.

Diduga, motif penganiayaan itu karena para pelaku sakit hati korban tidak aktif dalam grup WhatsApp dan tidak bersedia diajak kumpul.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pamit Ujian, Pelajar SMP di Malang Ditemukan Tewas dalam Kamar Mandi

57 tahun lalu

Polisi Ungkap Motif 2 Pak Ogah Aniaya Wanita Hamil dan Suaminya di Deli Serdang

57 tahun lalu

Kecelakaan Maut Motor dengan Truk di Lebak, Pelajar SMP Tewas Jadi Korban Tabrak Lari

57 tahun lalu

Kronologi Pak Ogah Tendang Wanita Hamil di Deli Serdang, Emosi Takut Direkam dan Viral

57 tahun lalu

Tampang 2 Penganiaya Wanita Hamil di Deli Serdang saat Ditangkap, Muka Ciut Tak Lagi Garang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal