Wali Kota Semarang Mbak Ita Batal Hadiri Sejumlah Acara usai Penggeledahan KPK

Eka Setiawan
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu. (Foto: dok Pemkot Semarang)

SEMARANG, iNews.idWali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu (Mbak Ita) hingga kini belum tampak batang hidungnya usai kantornya digeledah KPK. Mbak Ita pun batal menghadiri sejumlah acara yang sudah diagendakan sebelumnya.

Beberapa kegiatan yang seharusnya sudah terjadwal dihadiri Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu termasuk suaminya yakni Alwin Basri selaku Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang pun ditunda.

Penundaan acara itu diumumkan lewat pesan WhatsApp yang beredar.

Sugeng enjang Bu Camat sedoyo. Mohon ijin menyampaikan untuk kegiatan Gebyar 10 Program Pokok PKK untuk sementara ditunda rumiyen menunggu petunjuk dari pimpinan. Maturnuwun. Yang seyogyanya dirawuhipun bu Wali” (Selamat pagi Ibu Camat. Mohon izin menyampaikan untuk kegiatan Gebyar 10 Program Pokok PKK untuk sementara ditunda dulu menunggu petunjuk dari pimpinan. Terimakasih. Yang seyogyanya dihadiri Bu Wali Kota),” tulis pesan WA itu, Kamis (18/7/2024).

Sebelumnya di grup RW, maupun RT juga beredar pesan agar flyer Gebyar 10 Program Pokok PKK agar diviralkan agar warga bisa hadir. Acaranya akan digelar Sabtu 20 Juli 2024 pukul 07.00 WIB di Taman Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.

Kegiatan itu sedianya dihadiri langsung Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang Alwin Basri. 

Acaranya agar warga menggunakan kaus nuansa merah dan disediakan puluhan doorprize mulai dari kulkas, TV Led, Pak Rahman (pasar murah), hiburan orgen tunggal, berbagai macam lomba, pemeriksaan kesehatan. Acara dibuka dengan senam bersama.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Korupsi Gedung Pemkab Lamongan, 3 Tersangka Ditahan KPK

57 tahun lalu

Geledah Kantor Pemkab Tulungagung, KPK Periksa Kepala OPD Buntut OTT Bupati

57 tahun lalu

KPK Geledah Rumah Dinas Bupati Tulungagung Gatut Sunu, Sejumlah Dokumen Disita

57 tahun lalu

Tangan Terborgol, Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Ditahan KPK terkait Kasus Pemerasan

57 tahun lalu

KPK Ungkap Modus Bupati Tulungagung Peras 16 Dinas Rp2,7 Miliar, Mirip Debt Collector!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal