Yunia menyampaikan, jenis vaksin yang diterima Sukoharjo saat ini ada tiga jenis, yakni Sinovac, AstraZeneca dan Moderna. Kedua jenis vaksin terakhir memiliki KIPI lebih kuat dibandingkan Sinovac, sehingga untuk vaksin Moderna dosis 3 baru diberikan pada nakes.
"Jadwal vaksinasi jalan terus tiap hari, sehari buka satu vial untuk 14 suntikan," katanya.
Dengan mempertimbangkan KIPI dari Moderna, pemberikan vaksin pada nakes juga dijadwal sedemikian rupa agar tidak menghambat pelayanan.
"Supaya tidak ambruk bareng dan pelayanan tetap jalan," katanya.
Yunia menambahkan, vaksin booster yang diterima Sukoharjo belum 100 persen. Sebab total sasaran nakes mencapai 8.991 orang. Vaksin booster diberikan bertahap dan diprioritaskan untuk nakes di pelayanan, baik rumah sakit maupun puskesmas.
Mengenai stok vaksin, saat ini tersedia cukup banyak di kisaran 15.000 dosis, baik Sinovac, AstraZeneca maupun Moderna. Vaksin antara lain milik Pemda, TNI, Polri, maupun mitra dari DPR yang pelaksanaan vaksinnya di Sukoharjo.