SEMARANG, iNews.id – Dua dari empat prajurit TNI AD yang luka bakar serius dalam peristiwa jatuhnya Helikopter MI-17 di Kendal dipindah ke ruang ICU RUSP dr Kariadi Semarang. Sedangkan dua korban luka lain dipindah ke Rumah Sakit Bhakti Wira Tamtama (RST).
Direktur Pelayanan Medik dan Penunjang RSUP dokter Kariadi, Agoes Oerip Poerwoko mengatakan, dua korban itu mengalami luka bakar hingga 50 persen dan 22 persen. “Dari dua korban itu sudah ditangani tim medis dengan melakukan tindakan operasi,” katanya, Minggu (7/6/2020).
Agoes menambahkan, dua korban lain yakni Praka Rofiq dan Praka Supriyanto kondisinya semakin membaik. Kedua korban laka heli jatuh itu dialih rawat dari RSUP Kariadi ke RST Kodam IV/Diponegoro.
Komandan Pusat Penerbangan TNI Angkatan Darat (Puspenerbad) Mayjen Teguh Pudjo Rumekso mengatakan, saat ini, masih dilakukan investigasi mengenai penyebab jatuhnya heli tersebut. Ia belum bisa memastikan penyebab maupun lamanya proses investigasi tersebut.
Menurut dia, heli MI-17 yang jatuh tersebut layak terbang. Heli tersebut digunakan latihan bukan oleh calon penerbang.