Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai dukungan dan solusi penyelesaian PR-PR pembangunan di Kota Semarang.
"Harapannya dengan TMMD ini akan menumbuhkan dan memupuk semangat gotong royong di tengah masyarakat. Gotong royong sebagai nilai luhur nenek moyang kita, merupakan modal dasar dalam membangun dan menjaga ketahanan nasional yang kokoh," ujarnya.
Penyelenggaraan TMMD Sengkuyung 2023 ini, menurut Iswar, sekaligus sebagai momentum untuk bersama memulihkan pertumbuhan ekonomi di Kota Semarang pasca pandemi Covid-19.
"TMMD ini selaras pula dengan program prioritas pemerintah pusat dan kota Semarang, seperti penanganan stunting, penanggulangan kemiskinan ekstrim, ketahanan pangan dan pengendalian inflasi serta program prioritas lain-lainnya," katanya.
Iswar mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan merawat hasil pembangunan yang telah diupayakan bersama. "Tumbuhkan rasa 'handarbeni' untuk menjaga dan merawat hasil pembangunan bersama," ujarnya.