Tim Gabungan Patroli ke Perkampungan Terdampak Banjir di Pekalongan

Suryono Sukarno
Seorang anggota TNI saat patroli keliling kampung yang terdampak banjir di Pekalongan. Foto: iNews TV/Suryono Sukarno.

PEKALONGAN, iNews.id – Aparat gabungan TNI dan Polri patroli di lokasi banjir Pekalongan dengan menerobos air setinggi 50 sentimeter hingga 1 meter. Banyaknya rumah kosong yang ditinggal mengungsi, rawan kejahatan sehingga terus dijaga keamanannya. 

Di lokasi banjir sepi aktivitas seperti kampung mati. Meskipun air cukup tinggi, para petugas tetap menerobos keliling kampung dengan jalan kaki. 

“Kami juga mengingatkan warga yang tidak mengungsi agar tetap waspada dan hati-hati,” kata Danramil Pekalongan Barat, Kapten Inf Abdul Mutholib, Sabtu (25/2/2023).

Tim gabungan juga mengamankan lokasi pengungsian. Jika terdapat kondisi darurat, maka bisa segera ditangani. Terdapat sekitar 500 warga Pekalongan hingga kini masih bertahan di pengungsian. 

Beberapa lokasi menjadi tempat mengungsi, antara lain aula kecamatan, musala, masjid dan rumah warga yang tidak kebanjiran. Kondisi pengungsi cukup memprihatinkan karena mulai terserang penyakit. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terancam 12 Tahun Bui, Pengasuh Padepokan di Pekalongan Bantah Cabuli Santriwati

57 tahun lalu

Geger Pengasuh Padepokan Cabuli Santriwati di Pekalongan, Orang Tua Jemput Anak

57 tahun lalu

Diperiksa 12 Jam, Pimpinan Padepokan di Pekalongan Jadi Tersangka Pencabulan

57 tahun lalu

Tampang Pimpinan Padepokan Padang Ati Pekalongan yang Diduga Cabuli Puluhan Santriwati

57 tahun lalu

Pimpinan Padepokan Padang Ati Pekalongan Ditangkap, Diduga Cabuli Puluhan Santriwati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal