"Awalnya saya sangat tidak percaya Fanni mendirikan Keraton Agung Sejagat. Awalnya saya berpikir itu pembuatan film kolosal. Bahkan saat berita itu muncul, saya masih menganggap itu pembuatan film," ujar FN.
BACA JUGA: Virus Korona Belum Terdeteksi di Bandara Ahmad Yani Semarang
FN menegaskan, jika Fanni merupakan korban dari Toto, sama seperti pengikut Keraton Agung Sejagat lainnya. Dia menduga, Fanni terpengaruh oleh Toto karena jatuh hati.
Dia juga heran dengan sikap Toto yang bangga dengan mengundang media dan mendeklarasikan dirinya sebagai raja.
"Toto itu orang yang ngaco. Bisa-bisanya ngundang wartawan terus konferensi pers mendeklarasikan pendirian keraton baru. Fanni ini mungkin sudah jatuh hati sama Toto, jadi bisa saja dia diperalat oleh Toto," ucap FN.