"Ini akan membantu, ketika di lapangan, kami saling kenal, kami sudah pernah merasakan senasib sepenanggungan, sama-sama menderita, sama-sama dibina, inilah menjadi modal kami untuk melaksanakan tugas ke depannya," kata Kombes Sarif.
Disinggung mengenai jumlah peserta Diklat Integrasi Kampus Kebangsaan, dia mengatakan peserta dari Resimen Induk Komando Daerah Militer (Rindam) IV/Diponegoro sebenarnya sebanyak 35 orang namun dibagi menjadi dua, yakni di SPN Polda DIY sebanyak 20 orang dan SPN Polda Jateng sebanyak 15 orang.
Di sisi lain, kata dia, SPN Polda Jateng mengirimkan 15 orang untuk mengikuti diklat di Rindam IV/Diponegoro. "Demikian pula dengan SPN Polda Yogyakarta juga mengirim ke Rindam. Totalnya 35 orang," katanya didampingi Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Yudha Airlangga.
Lebih lanjut, dia mengatakan kegiatan diklat dilaksanakan selama enam hari ke depan termasuk persiapan atau kedatangan peserta.
Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan di antaranya pengenalan kampus, doktrin-doktrin TNI dan Polri, membentuk keluarga asuh, serta kegiatan-kegiatan lainnya dengan tujuan agar peserta diklat mampu berkomunikasi dan bersinergisitas di lapangan.