Sidang Kasus Dugaan Korupsi PPh21 di Salatiga, Begini Keterangan Saksi Ahli

Angga Rosa
Sidang kasus dugaan korupsi pajak penghasilan (PPh21) dengan terdakwa AM di Pengadilan Tipikor Semarang. Foto: Ist.

SALATIGA, iNews.id - Sidangkasus dugaan korupsiPajak Penghasilan (PPh21) Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Salatiga dengan terdakwa Asri Murwani (60) kembali digelar. Dalam persidangan terungkap jika dugaan kerugian negara mencapai Rp12,56 miliar, berasal dari kelebihan bayar yang tidak disetorkan. 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Salatiga Moch Riza Wisnu Wardhana mengatakan, pada sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Salatiga menghadirkan saksi ahli dari BPKP Perwakilan Provinsi Jawa Tengah. 

Saksi ahli menyampaikan berdasarkan laporan audit penghitungan kerugian keuangan negara atas dugaan korupsi pemungutan PPh 21 ASN Pemkot Salatiga tahun 2008-2018, terdapat kerugian keuangan daerah dan negera sejumlah Rp12.569.933.083.

"Kata ahli, kerugian keuangan daerah dan negara  berasal dari kelebihan bayar PPh21 yang tidak disetorkan ke rekening kas umum daerah (RKUD) Pemerintah Kota Salatiga pada 2008 dan 2009 sejumlah Rp1.920.561.554. Kemudian PPh21 yang tidak setorkan ke rekening negara antara tahun 2009 sampai dengan 2018 sejumlah Rp10. 619.349.056," kata Moch Riza Wisnu Wardhana, Rabu (23/2/2022).

Selain dua komponen tersebut, saksi ahli juga memperhitungan bunga bank atas rekening dana kesejahteraan sepanjang 2008-2018 sebesar Rp38.265.235. "Itu juga menjadi kerugian keuangan negara," ujarnya 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
10 hari lalu

Kejati Kaltim Tahan 7 Tersangka Kasus Korupsi Tambang Batu Bara Rp6,7 Triliun

21 hari lalu

Mantan Bupati Pulau Taliabu Aliong Mus Ditahan Kasus Korupsi Rp8 Miliar

31 hari lalu

Usut Korupsi Bupati Fadia Arafiq, KPK Periksa Wakil Ketua DPRD Pekalongan

1 bulan lalu

Sidang Perdana Dikawal Ketat, Eks Bupati Pati Sudewo Didakwa Terima Suap Rp1,37 Miliar

1 bulan lalu

Wakil Wali Kota Bandung Erwin Buka Suara usai Kejari SP3 Kasus Dugaan Korupsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal