Sengketa Tanah Sriwedari Solo, Pengadilan Keluarkan Angkat Sita Eksekusi

Ary Wahyu Wibowo
Panitera PN Surakarta Asep Dedi S dan juru sita PN Surakarta Sumardi saat membacakan angkat sita eksekusi di lahan Sriwedari, Rabu (6/12/2023). (Ary Wahyu Wibowo)

Pengadilan mengabulkan perlawanan Pemkot Solo dan menyatakan tidak sah penetapan sita eksekusi yang dikeluarkan PN Surakarta pada saat itu. Kemudian memerintahkan Ketua PN Surakarta untuk mengangkat sita eksekusi atas tanah Sriwedari. Kemudian membatalkan pelaksanaan eksekusi yang dimohon ahli waris Wiryodiningrat.

Sekda Solo Budi Murtono mengatakan, setelah terbitnya angkat sita eksekusi dari pengadilan, pihaknya akan melanjutkan penataan lahan Sriwedari sebagai ruang publik.

Perlu diketahui, tanah Sriwedari yang menjadi sengketa memiliki luas sekitar 99.889 meter persegi. Tanah sangat stragis karena di jalan Slamet Riyadi  yang menjadi jantung Kota Solo.

Tanah Sriwedari dulunya dikenal sebagai Bon Rojo (Kebun Raja) di masa Raja Keraton Kasunanan Surakarta (Keraton Solo) Pakoe Boewono (PB) X. Di tanah Sriwedari juga terdapat Stadion Sriwedari yang merupakan tempat penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) pertama di Indonesia.
 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral 2 Warga di Sidrap Duel Pakai Sajam di Tengah Jalan, Dipicu Sengketa Tanah

57 tahun lalu

Geger SD di Jember Disegel Ahli Waris, Warga Jebol Paksa Kunci Gembok Sekolah

57 tahun lalu

Bentrokan di Kendari Pecah, Kapolresta Kombes Edwin L Sengka Terluka

57 tahun lalu

Kasus Korupsi Pertamina, Anak Pengusaha Minyak Riza Chalid Akan Hadapi Persidangan

57 tahun lalu

Sengketa Tanah di Masa Majapahit, Ketika Pejabat Istana Kalah Gugatan Lawan Rakyat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal