Sekum Muhammadiyah Sikapi Ancaman Penutupan SMP Butuh terkait Perundungan Siswa

Kastolani Marzuki
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Dr Abdul Mu'ti. (Foto: Dok.iNews.id)

JAKARTA, iNews.id – Rencana Pemprov Jateng menutup SMP Muhammadiyah Butuh, Purworejo terkait kasus perundungan terhadap siswi sekolah itu mendapat reaksi keras dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Sekretaris Umum (Sekum) PP Muhammadiyah, Dr Abdul Mu’ti mengatakan, SMP Muhammadiyah Butuh sudah berdiri tahun 1989. Pada awalnya jumlah siswanya cukup banyak. Berdirinya sekolah negeri berdampak pada berkurangnya siswa. Tetapi SMP Muhammadiyah Butuh tetap berprestasi dan banyak alumninya berhasil dalam karier profesional.

Muhammadiyah menerima tiga siswa pindahan karena dikeluarkan dan ditolak oleh sekolah negeri. Dengan segala keterbatasan dan komitmen melayani masyarakat anak-anak bermasalah tersebut diterima dengan harapan dapat dibina dengan baik.

“Jadi tidak adil kalau hanya karena satu kasus sekolah ditutup. Kalau mau dibuka, kekerasan di sekolah masih banyak terjadi termasuk sekolah negeri. Apakah pemerintah akan menutup sekolah-sekolah itu?” kata Abdul Mu’ti dalam keterangan tertulisnya, Jumat (14/2/2020).

Mu’ti mengakui bahwa masih ada masalah dan kekurangan itu tidak bisa dipungkiri. “Itulah yang menjadi tugas kita bersama. Sebaiknya para pejabat pemerintah memahami masalah secara komprehensif dan tidak mengambil kebijakan yang emosional,” katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Video Perundungan Siswi SMP di Gowa, Korban Dijambak dan Dipukul

57 tahun lalu

Polda Jateng Tetapkan 6 Tersangka Korupsi BPR Purworejo, Kerugian Negara Rp41,3 Miliar

57 tahun lalu

Babak Baru Kasus Korupsi Proyek Mini Zoo Purworejo, 3 Tersangka Ditahan

57 tahun lalu

Mencekam! Detik-Detik Longsor Seret Gedung SMP Muhammadiyah Cilibur Brebes

57 tahun lalu

Viral Bullying Siswa SMP di Cirebon, Korban Mengaku 3 Kali Dikeroyok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal