Sekum Muhammadiyah Sikapi Ancaman Penutupan SMP Butuh terkait Perundungan Siswa

Kastolani Marzuki
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Dr Abdul Mu'ti. (Foto: Dok.iNews.id)

Diketahui, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengusulkan untuk menutup sekolah tempat terjadinya bullying. Dia pun berencana melebur sekolah berkapasitas murid kecil dengan sekolah lain di sekitarnya.

Hal ini disampaikan Ganjar sebagai tindak lanjut kasus bullying yang terjadi di sebuah SMP di Purworejo. Ganjar mengatakan, kasus bullying ternyata tak hanya terjadi di sekolah dengan kapasitas murid besar. Sebagaimana terjadi di Purworejo, bullying juga terjadi di sekolah berkapasitas kecil.

Ganjar juga terus membujuk siswi korban bullying di sebuah SMP di Purworejo pindah sekolah. Ganjar meminta siswi tersebut belajar di sekolah luar biasa (SLB).

Dari hasil kunjungan Dinas Pendidikan Pemprov Jateng, korban bullying di Purworejo masuk kategori anak berkebutuhan khusus. Ganjar menuturkan, sudah mencari tempat tinggal untuk siswi tersebut. Lokasinya pun tak jauh dari sekolah yang direkomendasikan.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Video Perundungan Siswi SMP di Gowa, Korban Dijambak dan Dipukul

57 tahun lalu

Polda Jateng Tetapkan 6 Tersangka Korupsi BPR Purworejo, Kerugian Negara Rp41,3 Miliar

57 tahun lalu

Babak Baru Kasus Korupsi Proyek Mini Zoo Purworejo, 3 Tersangka Ditahan

57 tahun lalu

Mencekam! Detik-Detik Longsor Seret Gedung SMP Muhammadiyah Cilibur Brebes

57 tahun lalu

Viral Bullying Siswa SMP di Cirebon, Korban Mengaku 3 Kali Dikeroyok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal