“Awalnya enggak tahu temen-temen ngomong apa. Dari logatnya saja beda. Saya belajar bahasa keseharian dulu, seperti aku, kamu. Kalau sekarang sedikit banyak sudah bisa mengerti, “ ujar Marhamah.
Kepala SMK Hidayatul Muslimin Desa Kumbo, Muhammad Muadzom membenarkan setidaknya ada 15 siswa asal Provinsi Jambi di sekolahnya.
Dia mengisahkan dulu masyarakat Desa Kumbo dan Lemah Putih Kecamatan Sedan banyak yang melakukan transmigrasi ke daerah Jambi.
“Kata pihak yayasan seperti itu. Lalu yang transmigrasi di Jambi sukses, beranak pinak di sana. Tapi sebagian besar masih punya saudara di sini, “ katanya.
Seiring waktu berjalan, para orang tua di Jambi ingin anak-anaknya bisa mengenyam pendidikan sekolah umum, sambil memperdalam ilmu agama di pondok pesantren.