Sandiaga Uno Sebut Pendidikan Berbasis Pesantren Bisa Lahirkan Pemimpin Bangsa

Eka Setiawan
Menparekraf Sandiaga Uno di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Sabtu (28/1/2023). Foto: MNC Portal/Eka Setiawan.

Di depan para santri, Sandiaga sempat bercerita bahwa salah satu tantangan nyantri di ponpes adalah rindu keluarga. Sandiaga menyebut hal itu jadi tantangan tersendiri saat menuntut ilmu.

Sandiaga sempat menukil hadist, yakni; “Barangsiapa yang menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan jalan untuknya menuju surga” (HR Bukhari dan Muslim).

Sementara itu, beberapa kiai termasuk politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), di antaranya Sekretaris Jenderal DPP PPP Muhamad Arwani Thomafi, Ketua DPW PPP Jawa Tengah Masrukan Syamsurie hingga dari PPP DPC Semarang. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maiomen berhalangan hadir, diwakili Agus Munawar Shodiq dari Pemprov Jawa Tengah.  

Istri pengasuh Ponpes Fadhlul Fadhlan Nyai Hj Fenti Hidayah pada sambutannya menyebut ponpes tersebut berdiri sekitar 4 tahun yang lalu. Saat ini santrinya dari berbagai daerah di Indonesia termasuk dari luar negeri, yakni Brunei Darussalam. 

Ponpes tersebut menggelar pendidikan formal dari tingkatan Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA).

“Ada tiga program unggulan, yakni enam bulan program tahfidz 30 juz, kitab kuning atau klasik, bahasa bilingual yakni Arab dan Inggris,” kata istri KH Fadlolan Musyaffa, pengasuh ponpes tersebut.

Ponpes ini diketahui merupakan pesantren bilingual berbasis karakter salaf. Bilingual di sini adalah Bahasa Arab dan Bahasa Inggris. Sandiaga sempat berinteraksi dengan para peserta halaqah, termasuk para santri dengan bahasa Inggris.

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Oknum Kiai Cabuli 13 Santri di Ponorogo Diduga Sudah Beraksi Bertahun-tahun

57 tahun lalu

Santri Ponpes di Pelalawan Kritis Dianiaya Kakak Kelas, Diduga Perkara Nonton Film di HP

57 tahun lalu

1 Orang Ditangkap terkait Pembakaran Ponpes Nurul Jadid di Mesuji, Diduga Provokator

57 tahun lalu

Ponpes Nurul Jadid Mesuji Dibakar Massa, Diduga Buntut Kasus Asusila

57 tahun lalu

Ponpes Ndolo Kusumo Pati Ditutup Buntut Kasus Kiai Cabul, Begini Nasib 252 Santri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal