Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Oknum Kiai Cabuli 13 Santri di Ponorogo Diduga Sudah Beraksi Bertahun-tahun
Advertisement . Scroll to see content

Sandiaga Uno Sebut Pendidikan Berbasis Pesantren Bisa Lahirkan Pemimpin Bangsa

Sabtu, 28 Januari 2023 - 17:01:00 WIB
Sandiaga Uno Sebut Pendidikan Berbasis Pesantren Bisa Lahirkan Pemimpin Bangsa
Menparekraf Sandiaga Uno di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Sabtu (28/1/2023). Foto: MNC Portal/Eka Setiawan.
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyebut pendidikan berbasis pondok pesantren bisa melahirkan pemimpin baru. Presiden ke-4 Republik Indonesia Abdurrahman Wahid (Gus Dur) merupakan contoh pemimpin yang lahir dari pendidikan pesantren.

Hal itu diungkapkan Sandiaga Uno saat kegiatan Halaqah bersama Pengasuh Pondok Pesantren dan Pengajian Akbar Mar’ah Sholehah Jawa Tengah di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Sabtu (28/1/2023).

“Ini (ponpes) adalah pilar dari pembangunan Indonesia yang menghasilkan Islam yang rahamatan lil alamin,” kata Sandiaga Uno di depan para peserta yang totalnya mencapai sekitar 4.000 orang.

Dia bercerita sempat ditanya oleh kalangan Barat tentang Indonesia ke depan. Pertanyaannya kira-kira, apakah dengan pendidikan berbasis pesantren dan madrasah yang sekarang makin diminati masyarakat, Indonesia akan jadi negara maju dan modern?

“Ini tuduhan dari kalangan Barat. Saya jawab, justru pendidikan tersebut akan melahirkan pemimpin baru. Kita lihat pemimpin bangsa ini (ada yang berasal) produk pesantren. Contoh Presiden ke-4 Gus Dur dari pesantren. Saya membungkam mereka yang mengkhawatirkan pemikiran-pemikiran Islami,” ucapnya. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut