Ponpes Ndolo Kusumo Pati akan Ditutup Buntut Kasus Oknum Kiai Cabuli Santriwati

iNews TV
Pondok Pesantren (Ponpes) Ndolo Kusumo, Kabupaten Pati, direkomendasikan ditutup permanen buntut kasus oknum kiai cabuli santriwati. (Foto: iNews)

PATI, iNews.id – Kasus dugaan pencabulan yang melibatkan oknum kiai sekaligus pengasuh pondok pesantren di Kabupaten Pati mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. 

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi, menginstruksikan penutupan secara permanen terhadap Pondok Pesantren (Ponpes) Ndolo Kusumo. 

Instruksi tersebut disampaikan usai Menteri PPPA menggelar rapat tertutup bersama Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, serta jajaran Kemenag dan Forkopimda di Pendopo Kabupaten Pati. 

Rapat tersebut menghasilkan rekomendasi penting terkait penghentian operasional seluruh jenjang pendidikan di pesantren tersebut. 

"Pihak kementerian akan mencabut izin pondok tersebut supaya tidak terjadi hal yang sama," ujar Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, Selasa (5/5/2026). 

Penutupan ini direncanakan mencakup seluruh unit pendidikan, mulai dari RA, MI, SMP, hingga MA. 

Meskipun izin operasional yang telah dikantongi sejak tahun 2021 akan dicabut, Kepala Kemenag Pati, Ahmad Syaiku, memastikan nasib pendidikan para santri tetap diperhatikan. Khusus bagi siswa kelas VI MI yang akan menghadapi ujian akhir, mereka tetap berada di lokasi dengan pendampingan ketat dari guru dan pihak Kemenag. 

Di sisi lain, Pemkab Pati menduga masih banyak korban yang belum berani bersuara. Untuk mengusut tuntas kasus ini, pemerintah menggandeng aktivis pemerhati perempuan dan anak untuk membuka kanal pengaduan khusus. 

Founder Astuti Foundation, Padina Mahardika Sari, mengimbau para korban agar tidak takut melapor ke Dinas Sosial (Dinsos) Pati atau melalui aktivis terkait. Ia menjamin bahwa kerahasiaan identitas para pelapor akan dijaga sepenuhnya.

Oknum Kiai Melarikan Diri

Ashari, oknum kiai yang telah ditetapkan tersangka kasus pencabulan terhadap santriwati mangkir dari panggilan penyidik Polresta Pati dan memilih melarikan diri.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Oknum Kiai di Pati Tersangka Pencabulan 50 Santriwati Kabur, Polda Jateng Turun Tangan

57 tahun lalu

Oknum Kiai di Pati jadi Tersangka Pencabulan 50 Santri, Warga Luruk Ponpes

57 tahun lalu

Terancam 12 Tahun Bui, Pengasuh Padepokan di Pekalongan Bantah Cabuli Santriwati

57 tahun lalu

Geger Pengasuh Padepokan Cabuli Santriwati di Pekalongan, Orang Tua Jemput Anak

57 tahun lalu

Diperiksa 12 Jam, Pimpinan Padepokan di Pekalongan Jadi Tersangka Pencabulan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal